Galuh Virtual
The Window of Galuh Heritage
Pasir Tangkil, Bangbayang
Pasir Tangkil

Pada zaman dahulu dipasir tangkil ada seorang jawara (orang sakti) yaitu bapak Buyut Ki Demang Jamaluddin beliau ini yang menjadikan pasir tangkil dikenal oleh sultan demak. Maka dari itu sultan demak mengajak seluruh para jawara yang ada di pulau jawa di panggil untuk menghadap kesultanan demak untuk merencanakan perang termasuk ki buyut demang Jamaluddin, kesultanan demak berencana untuk menyerang Batavia sekitar abad 15 yang sejak itu di pimpin oleh peter sunkun dan pasukan demak di pimpin oleh ki bahu reksa. berangkat lah pasukan demak ke Batavia bersama pasukan jawara dari jawa, pertempuran pun terjadi Batavia dipukul mundur oleh pasukan ki bahu reksa dan piter sunkun meninggal di hutan belantara yang sekarang jadi daerah matraman. Batavia pun tunduk di tangan ki bahu reksa. Setelah merasa aman ki buyut demang pulang ke demak untuk seba. Setelah seba selesai ki buyut demang pulang ke pasir tangkil, di perjalanan pulang beliau mampir dulu ke daerah brebes selatan letaknya di bumi ayu untuk beristirahat, dan tempat yang beliau tempati di berinama bangbayang selatan dan bangbayang utara dengan batas adalah sebuah jalan yang membentang dari timur ke barat. Setelah beristirahat beliau meneruskan perjalanan kembali ke pasir tangkil dan beliau menetap di pasir tangkil.

 

Video Situs Budaya Pasir Tangkil

Galeri Gambar

Pasir Tangkil